Monday, November 23, 2015

Peran Komunikasi Dalam Organisasi


Pengertian Komunikasi.
Apakah komunikasi itu? Akar kata komunikasi adalam communicatio, dari kata dasar communis, yang berarti kesamaan dalam suatu hal. Dahulu, orang menyatakan komunikasi sebagai proses mengirim atau menerima informasi. Saat ini, kata berbagai informasi lebih dekat dengan arti sebenarnya dari komunikasi. Komunikasi lebih berarti dua orang berbagi informasi bersama daripada seseorang memberi informasi dan orang lain menerima.
Black dan Bryant (1992) mendefinisikan komunikasi sebagai berikut:
a.       Proses di mana orang-orang berbagi mana,
b.      Proses di mana seseorang (komunikator) mengirimkan rangsangan untuk mengubah perilaku orang lain (komunikan),
c.       Terjadi ketika infromasi melintas dari satu tempat ke tempat lain,
d.      Pengalihan pesan sehingga orang saling mempengaruhi, dan
e.       Terjadi bila si A menyampaikan pesan kepada si B melalui saluran C kepada si D dengan akibat E.
McQuail dan Windahl (1981) mendaftarkan beberapa definisi komunikasi yang dikemukakan oleh ahli lain, sebagai berikut:
a.       Penyampaian informasi, ide, sikap, atau emosi dari satu orang atau kelompok ke orang atau kelompok lainnya (Theodorson dan Theodorson),
b.      Terjadi bila suatu sistem (sumber) mempengaruhi yang lain (tujuan) dengan memanfaatkan simbol yang disampaikan melalui saluran yang menghubungkan mereka (Osgood), dan
c.       Interaksi sosial melalui pesan (Gerbner).
Banyak lagi definisi komunikasi yang dapat ditemui, dan kalau ditelisik lebih lanjut maka setiap definisi merujuk (langsung atau tak langsung) pada kata proses dan informasi. Karena itu keduanya menjadi kata kunci dari komunikasi.
Selain pengertian dari para ahli adapula pengertian mengenai komunikasi kelompok yang erat kaitannya dengan komunikasi sebagai berikut:
Komunikasi kelompok adalah proses komunikasi antara tiga orang atau lebih yang berlangsung secara tatap muka. Dalam kelompok tersebut anggota berinteraksi satu sama lain.
Arti Penting Komunikasi.
Seorang kawan pernah berkata: “Sejak lahir saya sudah berkomunikasi, lalu mengapa saya harus belajar komunkasi di perguruan tinggi?, saya bisa makan, bicara, tidur dan sebagainya tanpa harus mempelajarinya sampai ke perguruan tinggi” Pernyataan ini agak aneh tapi perlu dijawab. Jawabannya ada pada kenyataan bahwa komunikasi merupakan ilmu pengetahuan (science) dan seni (art).
Ketika memperhatikan lingkungan sekitar maka dengan mudah terlihat ada orang yang terampil berbicara, tapi ada pula yang tergagap-gagap. Ada tulisan yang mudah dimengerti, adapula tulisan yang mengharuskan orang mengerenyitkan dahi ketika membacanya. Keterampilan komunikasi seperti berbicara, menulis, membuat skenario film, membuat disain grafis dan sebagainya dapat dipelajari. Semua orang bisa belajar agar lebih mahir berkomunikasi. Dalam hal inilah komunikasi dipahami sebagai suatu seni.
Sebagai ilmu pengetahuan, komunikasi dapat dimanfaatkan untuk menganalisis peristiwa sosial yang ada pada masyarakat. Saat ini, ilmu-ilmu komunikasi telah berkembang pesat sebagai salah satu cabang ilmu sosial.
Dengan demikian, belajar komunikasi mempunyai dua kegunaan, yaitu untuk preskripsi dan deskripsi; dengan mempelajari komunikasi orang mendapat preskripsi (resep) untuk berkomunikasi; Belajar komunikasi membuat orang semakin terampil berkomunikasi, misalnya berbicara di depan umum, berempati terhadap kawan bicara, membuat presentasi yang menarik, membuat iklan yang efektif dan sebagainya; disamping itu, ilmu-ilmu komunikasi juga mempunyai fungsi deskripsi; Artinya, dengan ilmu komunikasi orang bisa menerangkan fenomena sosial yang terjadi dan dengan mempelajari ilmu komunikasi orang juga dapat menerangkan fenomena.
Jenis Komunikasi.
A.    Komunikasi antar perseorangan, melihat bagaimana komunikasi berlaku di antara dua individu dalam persekitaran bersemuka (face-to-face).
B.     Komunikasi kumpulan, pula adalah interaksi di antara individu (3 orang ataupun lebih) dalam situasi membuat keputusan (mesyuarat). Komunikasi kumpulan juga melibatkan komunkasi antara perseorangan.
C.     Komunikasi keorganisasian, berlaku dalam jaringan kerjasama yang merangkum semua bentuk komunikasi lain. Ia melibatkan struktur dan fungsi organisasi, hubungan manusia, komunikasi dan proses mengorganisasikan, serta budaya organisasi.
D.    Komunikasi massa, pula merujuk kepada komunikasi umum yang selalunya menggunakan perantaraan. Oleh itu segala aspek komunikasi antara perseorangan, kumpulan, dan organiasi amat berkait rapat dengan komunikasi massa.
Proses Komunikasi.
A.    Dinamis, artinya komunikasi selalu berubah dan tidak dapat ditentukan kapan dimulai dan kapan diakhiri.
B.     Sistemik, artinya sebagai sistem, komunikasi terdiri dari beberapa unsur yang berinteraksi dan saling mempengaruhi dan mempengaruhi sistem yang lebih luas.
C.     Interaksi simbolik, bahasa merupakan simbol yang digunakan orang untuk berinteraksi dengan seksamanya. Cara seseorang memilih dan mengatur simbol akan mempengaruhi bagaimana orang lain menginterpretasikan pesannya.
D.    Makna dibentuk secara pribadi, setiap orang menafsirkan sesuatu dengan caranya sendiri, sesuai dengan persepsi dan latar belakangnya. Karena itu diaktakan makna ada pada manusia, bukan kata-kata.
Komunikasi Efektif.
Komunikasi efektif adalah komunikasi yang mampu menghasilkan perubahan sikap pada orang yang terlibat dalam komunikasi. Bisa dikatakan komunikasi efektif adalah dimana saling bertukar informasi, ide, kepercayaan, perasaan dan sikap antara dua orang atau kelompok yang hasilnya sesuai dengan harapan.
Implikasi Manajerial
Artikel ini diharapkan dapat memberikan manfaat-manfaat bagi pihak yang terkait, seperti:
A.    Dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dan evaluasi.
B.     Identifikasi berbagai permasalahan dalam komunikasi antar individu atau organiasi.
C.     Dapat mengatasi permasalahan di dalam organisai tersebut.

DAFTAR PUSTAKA
Referensi Buku:
(DASAR-DASAR KOMUNIKASI. Editor; Aida Vitayala S. Hubeis, Penulis; Djuara P. Lubis, Siti Sugih Mugniesyah, Ninuk Purnaningsih, Sutisna Riyanto, Yatri I. Kusumastuti, Hadiyanto Amiruddin saleh, Sumardjo, Sarwititi S. Agung, Siti Amanah, Anna Fatchiya.)
(BUKU PENGANTAR ILMU KOMUNIKASI. Penulis; Wiryanto.)
(BUKU TEORI-TEORI KOMUNIKASI. Penulis; Saodah Wok, Narimah Ismail, Mohd. Yusof Hussain.)

Referensi Jurnal Internet:
(chalouiss.blogspot.co.id/2011/12/pengertian-tujuan-bentuk-dan-unsur.html?m=1)

No comments:

Post a Comment