Pengertian
Komunikasi.
Apakah komunikasi itu? Akar kata komunikasi adalam
communicatio, dari kata dasar communis, yang berarti kesamaan dalam suatu hal.
Dahulu, orang menyatakan komunikasi sebagai proses mengirim atau menerima
informasi. Saat ini, kata berbagai informasi lebih dekat dengan arti sebenarnya
dari komunikasi. Komunikasi lebih berarti dua orang berbagi informasi bersama
daripada seseorang memberi informasi dan orang lain menerima.
Black dan Bryant (1992) mendefinisikan komunikasi sebagai
berikut:
a.
Proses
di mana orang-orang berbagi mana,
b.
Proses
di mana seseorang (komunikator) mengirimkan rangsangan untuk mengubah perilaku
orang lain (komunikan),
c.
Terjadi
ketika infromasi melintas dari satu tempat ke tempat lain,
d.
Pengalihan
pesan sehingga orang saling mempengaruhi, dan
e.
Terjadi
bila si A menyampaikan pesan kepada si B melalui saluran C kepada si D dengan
akibat E.
McQuail dan Windahl (1981) mendaftarkan beberapa definisi
komunikasi yang dikemukakan oleh ahli lain, sebagai berikut:
a.
Penyampaian
informasi, ide, sikap, atau emosi dari satu orang atau kelompok ke orang atau
kelompok lainnya (Theodorson dan Theodorson),
b.
Terjadi
bila suatu sistem (sumber) mempengaruhi yang lain (tujuan) dengan memanfaatkan
simbol yang disampaikan melalui saluran yang menghubungkan mereka (Osgood), dan
c.
Interaksi
sosial melalui pesan (Gerbner).
Banyak lagi definisi komunikasi yang dapat ditemui, dan
kalau ditelisik lebih lanjut maka setiap definisi merujuk (langsung atau tak
langsung) pada kata proses dan informasi. Karena itu keduanya menjadi kata
kunci dari komunikasi.
Selain pengertian dari para ahli adapula pengertian
mengenai komunikasi kelompok yang erat kaitannya dengan komunikasi sebagai
berikut:
Komunikasi kelompok adalah proses komunikasi antara tiga
orang atau lebih yang berlangsung secara tatap muka. Dalam kelompok tersebut
anggota berinteraksi satu sama lain.
Arti
Penting Komunikasi.
Seorang kawan pernah berkata: “Sejak lahir saya sudah
berkomunikasi, lalu mengapa saya harus belajar komunkasi di perguruan tinggi?,
saya bisa makan, bicara, tidur dan sebagainya tanpa harus mempelajarinya sampai
ke perguruan tinggi” Pernyataan ini agak aneh tapi perlu dijawab. Jawabannya
ada pada kenyataan bahwa komunikasi merupakan ilmu pengetahuan (science) dan
seni (art).
Ketika memperhatikan lingkungan sekitar maka dengan mudah
terlihat ada orang yang terampil berbicara, tapi ada pula yang tergagap-gagap.
Ada tulisan yang mudah dimengerti, adapula tulisan yang mengharuskan orang
mengerenyitkan dahi ketika membacanya. Keterampilan komunikasi seperti
berbicara, menulis, membuat skenario film, membuat disain grafis dan sebagainya
dapat dipelajari. Semua orang bisa belajar agar lebih mahir berkomunikasi.
Dalam hal inilah komunikasi dipahami sebagai suatu seni.
Sebagai ilmu pengetahuan, komunikasi dapat dimanfaatkan
untuk menganalisis peristiwa sosial yang ada pada masyarakat. Saat ini,
ilmu-ilmu komunikasi telah berkembang pesat sebagai salah satu cabang ilmu
sosial.
Dengan demikian, belajar komunikasi mempunyai dua
kegunaan, yaitu untuk preskripsi dan deskripsi; dengan mempelajari komunikasi
orang mendapat preskripsi (resep) untuk berkomunikasi; Belajar komunikasi
membuat orang semakin terampil berkomunikasi, misalnya berbicara di depan umum,
berempati terhadap kawan bicara, membuat presentasi yang menarik, membuat iklan
yang efektif dan sebagainya; disamping itu, ilmu-ilmu komunikasi juga mempunyai
fungsi deskripsi; Artinya, dengan ilmu komunikasi orang bisa menerangkan
fenomena sosial yang terjadi dan dengan mempelajari ilmu komunikasi orang juga
dapat menerangkan fenomena.
Jenis
Komunikasi.
A. Komunikasi antar perseorangan, melihat bagaimana
komunikasi berlaku di antara dua individu dalam persekitaran bersemuka
(face-to-face).
B.
Komunikasi
kumpulan, pula adalah interaksi di antara individu (3 orang ataupun lebih)
dalam situasi membuat keputusan (mesyuarat). Komunikasi kumpulan juga
melibatkan komunkasi antara perseorangan.
C.
Komunikasi
keorganisasian, berlaku dalam jaringan kerjasama yang merangkum semua bentuk
komunikasi lain. Ia melibatkan struktur dan fungsi organisasi, hubungan
manusia, komunikasi dan proses mengorganisasikan, serta budaya organisasi.
D. Komunikasi massa, pula merujuk kepada komunikasi umum
yang selalunya menggunakan perantaraan. Oleh itu segala aspek komunikasi antara
perseorangan, kumpulan, dan organiasi amat berkait rapat dengan komunikasi
massa.
Proses
Komunikasi.
A. Dinamis, artinya komunikasi selalu berubah dan tidak
dapat ditentukan kapan dimulai dan kapan diakhiri.
B.
Sistemik,
artinya sebagai sistem, komunikasi terdiri dari beberapa unsur yang
berinteraksi dan saling mempengaruhi dan mempengaruhi sistem yang lebih luas.
C.
Interaksi
simbolik, bahasa merupakan simbol yang digunakan orang untuk berinteraksi
dengan seksamanya. Cara seseorang memilih dan mengatur simbol akan mempengaruhi
bagaimana orang lain menginterpretasikan pesannya.
D. Makna dibentuk secara pribadi, setiap orang menafsirkan
sesuatu dengan caranya sendiri, sesuai dengan persepsi dan latar belakangnya.
Karena itu diaktakan makna ada pada manusia, bukan kata-kata.
Komunikasi
Efektif.
Komunikasi efektif adalah komunikasi yang mampu
menghasilkan perubahan sikap pada orang yang terlibat dalam komunikasi. Bisa
dikatakan komunikasi efektif adalah dimana saling bertukar informasi, ide,
kepercayaan, perasaan dan sikap antara dua orang atau kelompok yang hasilnya
sesuai dengan harapan.
Implikasi
Manajerial
Artikel ini diharapkan dapat memberikan manfaat-manfaat
bagi pihak yang terkait, seperti:
A. Dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dan evaluasi.
B.
Identifikasi
berbagai permasalahan dalam komunikasi antar individu atau organiasi.
C. Dapat mengatasi permasalahan di dalam organisai tersebut.
DAFTAR
PUSTAKA
Referensi
Buku:
(DASAR-DASAR
KOMUNIKASI. Editor; Aida Vitayala S. Hubeis, Penulis; Djuara P. Lubis, Siti
Sugih Mugniesyah, Ninuk Purnaningsih, Sutisna Riyanto, Yatri I. Kusumastuti,
Hadiyanto Amiruddin saleh, Sumardjo, Sarwititi S. Agung, Siti Amanah, Anna
Fatchiya.)
(BUKU
PENGANTAR ILMU KOMUNIKASI. Penulis; Wiryanto.)
(BUKU
TEORI-TEORI KOMUNIKASI. Penulis; Saodah Wok, Narimah Ismail, Mohd. Yusof
Hussain.)
Referensi
Jurnal Internet:
(chalouiss.blogspot.co.id/2011/12/pengertian-tujuan-bentuk-dan-unsur.html?m=1)
No comments:
Post a Comment